PERPANJANG PASPOR VIA PENDAFTARAN ONLINE DI KANTOR IMIGRASI JUANDA, SIDOARJO

8:00:00 AM

Kemarin, 2 Maret 2018 saya dan keluarga (minus adik yang sedang di luar kota) melakukan perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi I Juanda, Sidoarjo. Sebenarnya sih ngga niat banget untuk mendokumentasikan prosesnya, tapi mengingat kemarin saya dan papa saya kesusahan mencari informasi yang jelas mengenai perpanjangan paspor ini, saya coba menceritakan pengalaman tadi ya...

Kami mendaftarkan untuk perpanjangan paspor biasa.

PENDAFTARAN ANTRIAN PASPOR

1. Permohonan Antrian Paspor via Pendaftaran Online
Kemarin papa saya mendaftarkan kami sekeluarga untuk mendapatkan jadwal antrian melalui aplikasi "Antrian Paspor". Pendaftaran papa saya sudah meliputi semua anggota keluarga, mungkin sesuai Kartu Keluarga ya. Nah saya kurang ingat berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan antrian, yang pasti papa sudah info saya 1 minggu sebelumnya bahwa 2 Maret 2018 kami akan perpanjang paspor.



Kami mendapatkan jadwal 2 Maret 2018 pukul 09.00 - 10.00 WIB

Aplikasi Antrian Paspor bisa diunduh di Play Store (Android):

2. Dokumen Yang Harus Disiapkan
Setelah mendapat jadwal antrian, lengkap dengan tanggal dan waktu antri, maka yang perlu disiapkan adalah dokumen. Dari pengalaman kami, dokumen yang dibutuhkan antara lain:
  • Fotokopi KTP di kertas A4. Dua sisi di fotocopy di halaman yang sama, tidak boleh dipotong. Ngga usah diperbesar, kecil aja ga masalah.
  • Fotokopi halaman depan dan akhir paspor lama di kertas A4.
  • Paspor lama
  • Fotokopi Akte Lahir
  • Fotokopi Kartu Keluarga (per orang)
  • KTP Asli
  • Meterai Rp 6.000 (per orang) untuk dipakai di Surat Pernyataan


ANTRIAN PASPOR

Kemudian, sampailah kami pada hari H antrian paspor. Kami sampai di Kantor Imigrasi Juanda pukul 08.30 WIB. Sudah banyak orang yang mengantri, tapi jangan terburu-buru antri kalau belum sesuai dengan jadwal antrian kita. Lalu, apa yang harus dilakukan setelah sampai di Kantor Imigrasi?

1. Mengambil Formulir


Ada dua formulir yang baru bisa didapatkan di lokasi, yaitu Surat Pernyataan dan Formulir Surat Perjalanan. Dua formulir ini bisa didapatkan dengan menunjukkan QR code yang ada pada aplikasi. Silahkan mengisi formulir dengan TINTA HITAM dan TULISAN BALOK.

QR code yang perlu ditunjukkan ke petugas

Salah satu formulir yang wajib diisi
Tips: 
  • Bawa bolpen tinta hitam
  • Bisa siapkan papan untuk tatakan menulis, atau bisa memanfaatkan fasilitas meja yang ada di Kantor Imigrasi

2. Mengantri Nomor Antrian
Silahkan mengantri sesuai jadwal yang sudah ditentukan, petugas akan melakukan pemeriksaan dan akan mengeluarkan orang yang mengantri di luar jadwal. Mereka juga akan memeriksa apakah kita sudah siap dengan dokumen dan formulir yang sudah diisi. Proses ini cepat kok, ngga usah khawatir antrian panjang. Ikuti instruksi dari petugas biar suasana ngga semakin panas... :)


Pada proses ini, kita mengantri untuk mendapatkan nomor antrian, plus dokumen akan diperiksa (lagi). Ohya siapkan QR code yang ada di aplikasi Antrian Paspor untuk dipindai. Nanti dokumen akan dimasukkan ke dalam map dan kita dapat nomor antrian. Jangan lupa untuk mengisi Nama, ALamat, No Telp, Nomor Permohonan, dan pilihan Baru / Penggantian.



3. Pengambilan Data & Foto Paspor
Sampai di tahap terakhir! Setelah dapat nomor antrian dan mengantri, tahap terakhir adalah menghadap petugas imigrasi untuk diwawancara, diambil sidik jari, dan difoto. Petugas akan bertanya untuk apa paspor ini dibuat, mau ke mana, dan kapan mau pergi, juga sekaligus mencocokkan data. Terakhir adalah pengambilan foto. Buat cewek-cewek, jangan pakai soft lens berwarna ya, bening aja gapapa sih harusnya, lebih aman kalo ngga pake.

4. Pembayaran
Setelah foto kita akan dapat nota untuk pembayaran pengurusan paspor, pembayarannya melalui Bank BNI. Kalau ngga salah tadi biayanya Rp 355.000 untuk paspor biasa 48 halaman. Maaf ngga sempat foto karena langsung saya kasi papa haha.

Paspor bisa diambil +/- 2 minggu yang akan datang. Buat yang mau menyimpan paspor lama, bisa minta ke petugas saat pengambilan paspor.

Sekian pengalaman yang bisa saya bagikan. Kalau mau ada yang berbagi pengalaman lainnya, boleh lho! Yang mau nanya, saya akan bantu sebisanya yaa :)

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

FIND MY PINTEREST

INSTAGRAM POSTS

Subscribe