WEEKEND STORY #05: HAPPY NEW YEAR

10:00:00 AM



SELAMAT TAHUN BARU 2017!

HAI HALOOO!
Gimana cerita tahun baru-an kemarin, teman-teman?
Untuk kesekian kalinya, saya short trip ke Malang (lagi, haha), padahal baru beberapa waktu yang lalu saya ke Malang. Malang memang jadi tujuan satu-satunya di keluarga kami. Disana kami punya langganan guest house yang sangat homey, kebetulan juga mereka ada kamar kosong pas tahun baru. 


Kami berangkat 30 Desember, tapi tidak langsung ke Malang, kami mampir di area Blitar sebelum masuk Malang. Blitar lekat sekali dengan objek wisata Makam Bung Karno, tetapi kami hanya lewat saja, kondisinya ramai sekali waktu itu.

Tamie Cap Jay / Depot Ramayana, Blitar
Siobak & Chasiu / Depot Ramayana, Blitar
Kakap Goreng Tepung / Depot Ramayana, Blitar

Kami tiba di Malang sore menjelang malam. Setelah beristirahat sebentar, kami keluar untuk mencari makan malam. Malam itu saya mengusulkan Depot Kee Tjie, karena tergoda lihat Instagram-nya Cindy Lulaby (lihat disini), selain itu kami belum pernah ke depot ini. Depot ini berada di area Alun-Alun Malang, bangunan tua, yang aktif melayani ada opa-oma juga. Waktu kami datang, depot ini cukup ramai, banyak yang datang bersama dengan keluarga.

Sate Babi / Depot Kee Tjie, Malang
Nasi Goreng Kepiting / Depot Kee Tjie, Malang
Besok paginya, kami makan di penginapan, disana disiapkan roti dan telur rebus. Setelah itu, papa mama saya pergi cari pecel, saya dan adik jalan-jalan di sekitar penginapan.

Suasana penginapan kami / Buring 47, Malang
Masih menggunakan pompa air manual / Buring 47, Malang
Green! / Buring 47, Malang
Taman Terompet, Jalan Buring, Malang
Di Taman Terompet, Jalan Buring, Malang

Siangnya, kami kembali ke sekitar Alun-alun. Saya lagi pengen Fosco di depot Hok Lay. Fosco ini semacam susu coklat dengan ada sensasi rasa asin, dan dikemas pakai botol coca-cola. Tips: datanglah ke Hok Lay pagi-pagi, sekitar pukul 9-11 pagi, supaya tidak kehabisan Fosco-nya. Menu yang lain juga cukup populer, seperti Pangsit Cwie Mie dan Lumpia Semarang.

FOSCO! / Depot Hok Lay, Malang
Setelah makan siang, kami kembali ke penginapan. Kebetulan ada Warunk Upnormal yang baru buka di Malang dan cukup dekat, dapat ditempuh dengan jalan, jadi saya dan adik berencana kesana pas sore-sore, jajan indomie, haha...

Malam tahun baru kami habiskan dengan makan malam, dan setelah itu tinggal di penginapan saja. Kebetulan seberang penginapan kami hotel, jadi sekalian deh bisa menikmati acara hotel. Kami sempat main kembang api di taman. Malamnya jam 12, saya dan keluarga serta penjaga penginapan keluar rumah dan menikmati kembang api dari segala sisi. Setelah itu ya balik tidur, haha.. entah kenapa malam itu Malang dingin sekali, brr....

Bermain Kembang Api

Besok paginya kami ke gereja, dekat rumah juga jadi cukup jalan kaki. Setelah sarapan, kami santai-santai dulu sebelum perjalanan pulang ke Surabaya.

Gereja Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel, Buring 60, Malang
Misa Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah bersama Bapa Uskup Mgr Henricus Pidyarti Gunawan
Perjalanan ke Surabaya cukup melelahkan karena semua pada pulang, jalanan macet, bahkan kami baru makan siang sekitar pukul 2 siang. Kami sampai di Surabaya sekitar pukul 4 atau 5 sore.

Semoga catatan perjalanan kali ini cukup menarik ya, maafkan kalau ada beberapa makanan atau informasi yang terlewat. Kalau ada yang ingin ditanyakan mengenai lokasi atau penginapan kami, bisa comment di bawah ya... Sampai jumpa di perjalanan berikutnya!

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

FIND MY PINTEREST

INSTAGRAM POSTS

Subscribe